Senin, 09 Maret 2015

Penyebab Flashdisk Tidak Dapat Terbaca di Komputer


Kenapa Flashdisk Tidak Dapat Terbaca di Komputer

Seringkali mendapatkan pertanyaan Kenapa Flashdisk saya tidak bisa terbaca di laptop atau komputer? Sebanarnya banyak berbagai penyebab hal tersebut terjadi dan banyak juga cara mengatasi Flashdisk yang tidak Terdeteksi Komputer.
Nah…,, Bagi Anda yang memiliki masalah dengan USB atau flashdisk yang tiba-tiba tidak dapat terdeteksi dikomputer/leptop, silakan Anda dapat menggunakan cara mengatasi USB Flashdisk yang tidak dapat terbaca di komputer/Laptop yang akan dipaparkan di bawah ini.
USB atau Flashdisk adalah alat untuk penyimpanan data atau file. Memang sangat menghawatirkan sekali jika data-data penting milik kita yang berada didalam flashdisk tiba-tiba tidak bisa dibaca atau diakses. Beberapa Penyebab USB Flashdisk Tidak Dapat Terbaca di Komputer/Leptop
Pesan Sponsor
  1. Flashdisk tidak terdeteksi karena rusak secara fisik
  2. Flashdisk tidak dapat terbaca karena kemungkinan driver bermasalah
  3. Flahsdisk tidak terbaca karena port USB rusak
  4. Flashdisk tidak Connect bisa jadi karena settingan bios, Windows bermasalah
Dan masih banyak lagi penyebab lainnya mengapa flashdisk tidak dapat terbaca di PC atau Laptop. Dari berbagai alasan mengapa flashdisk/USB tidak terbaca di PC/leptop maka disini akan sedikit berbagi cara mengatasi flashdisk yang tidak bisa terbaca berdasarkan beberapa alasan diatas.
Berikut caranya :
  1. Coba colokkan USB pada Port USB yang lain atau pindah-pindah, jika belum berhasil coba colokan ke PC lain, apabila berhasil maka USB kita tidak bermasalah dan kecurigaan 100% kepada PC.
  2. Atau dilakukan sebaliknya, coba colokan USB lain di PC kita (jika ada) dan/atau perangkat lain yang menggunakan usb port. Dengan asumsi, jika alat yang kita hubungkan terdeteksi, maka port USB tidak bermasalah.
  3. Cek di settingan BIOS barangkali disable sengaja atau tidak, hal ini bisa saja terjadi perubahan setting dengan tidak kita sadari manakala baterai MotherBoard kita udah soak / lemah.
  4. Cek di Device Manager , caranya :
    • Klik start > settings > Control Panels.
    • Dobel Klik pada icon system
    • Setelah terbuka jendela Syistem Properties, klik tab Hardware
    • Klik tombol Device Manager
    • Kemudian cek di bagian Universal Serial Bus Controllers, terlihat ada masalah
    • Tanda tanya pada bagian ini menandakan hardware tidak dikenal atau td ada driver
    • Tanda silang berwarna merah pada bagian ini menandakan disable, maka jika ini terjadi lakukan klik kanan dan pilih enable
    • Termasuk dalam hal ini kemungkinan perlu install ulang driver USB Flash disk
  5. Cek pada registry, caranya :
    • Klik Start > Run
    • Ketikan : regedit kemudian enter
    • Masuk ke : HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\UsbStor
    • Pada value Dwords harus bernilai 3 (enable), jika bukan 3 maka update dengan 3 lalu close dan restart
    • Kemungkinan yang lainnya adalah PC terjangkit Virus, maka harus dibersihkan dari virus dengan menggunakan anti virus
    • Jika mencurigai sebuah software yang baru diinstall sebagai penyebabnya maka coba uninstall dahulu software tersebut.
Pembaca, itulah beberapa alasan kenapa flashdisk atau USB tidak terbaca di PC atau laptop serta bagaimana cara mengatasi USB yang tidak terdeteksi di Komputer PC dan laptop. Dan apabila Anda yang mempunyai Flashdisk namun tidak bisa di format, silakan baca dan pelajari Cara Mengatasi Flashdisk yang tidak Bisa di Format..

pengelana007.blogspot.com

Sabtu, 07 Maret 2015

tentang BIOS


Apa Itu BIOS?
BIOS, \singkatan dari Basic Input Output System, dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut:
  1. Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST)
  2. Memuat dan menjalankan sistem operasi
  3. Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
  4. Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.
BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan banyak jenis perangkat keras (seperti keyboard). Karena kedekatannya dengan perangkat keras, BIOS umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa rakitan (assembly) yang digunakan oleh mesin yang bersangkutan.
Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut “IBMBIO.COM” (IBM PC-DOS) atau “IO.SYS” (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS. Kata BIOS juga dapat diartikan sebagai “kehidupan” dalam tulisan Yunani (Βίος).
Fungsi Dasar pada BIOS
Dalam contoh tulisan ini saya masih menggunakan BIOS jenis Phoenix - AwardBIOS, sebenarnya jika kita membeli Motherboard baru  sudah disertakan juga buku manual Motherboard dan kita dapat mempelajari dari buku tersebut, namun kadang pada buku tersebut kurang begitu detail dan sulit dipahami, bahkan belakangan ini saya sering mendapatkan buku manual yang disertakan isinya sangat sederhana sekali terutama pada Motherboard kelas murahan.
Standard CMOS Feature
Untuk mengatur Jam dan Tanggal, menampilkan informasi RAM yang terpasang pada Motherboard

Tampilan Utama BIOS Phoenix
1.      Advanced BIOS Feature
Untuk melihat Device yang terpasang, mengatur urutan booting, dan lain-lain
2.      Integrated Peripheral
Untuk melihat jenis chipset yang terpasang Onboard pada motherboard dan melakukan pengaturan (Audio, Video, USB, LAN)
3.      Power Management
Digunakan untuk mengatur dan menghemat listrik dengan memperlambat komponen Komputer Anda, atau bisa juga gigunakan untuk mematikan komputer pada saat tertentu (bisa diatur beberapa jam komputer mati dengan sendiri)
4.      PnP/PCI Configuration
Digunakan untuk melakukan pengaturan khusus slot PCI pada Motherboard, juga digunakan untuk mengatur supaya perangkat yang terpasang pada slot ini bisa dikenali dan dijalankan secara otomatis
5.      PC Health Status
digunakan untuk mengatur agar komputer berbunyi atau mati sendiri jika suhu kelewat panas dari semestinya
6.      Load Fail-Safe Defaults
Untuk mengembalikan ke pengaturan sebelumnya jika waktu melakukan perubahan dirasa tidak benar.
7.      Load Optimised Defaults
Untuk mengembalikan pengaturan BIOS ke pengaturan awal
8.      Set Password
Untuk memberi sandi agar orang lain tidak dapat masuk ke BIOS, biasanya tersedia dua tingkatan yaitu “user dan supervisor”
9.      Save and Exit BIOS
Untuk keluar dari BIOS dengan menyimpan perubahan yang telah dilakukan
10.  Exit Without Saving
Untuk keluar dari BIOS tanpa menyimpan perubahan yang telah dilakukan, Jika ragu-ragu pada perubahan terakhir yang telah dilkukan gunakan opsi ini.

Selasa, 03 Maret 2015

Tentang windows7


Rahasia kecanggihan windows7

Windows 7 menjadi sistem operasi komputer maupun laptop yang populer sejagat. Tidak heran jika akhirnya banyak pengguna Windows XP harus beralih ke sistem operasi ini. Bahkan sampai saat ini Windows 7 masih belum dapat tergantingkan oleh Windows 8 yang kabarnya dianggap gagal hanya karena tidak adanya fitur Start.
Meski akhirnya muncul Windows 8.1 blue, tetap saja belum banyak orang yang beralih dan tetap mempertahankan Windows 7. Memang sekilas Windows 7 hampir serupa dengan beberapa perbedaan dengan Windows XP. Itu jika Anda belum explore fitur-fitur yang ada, padahal Microsoft sudah merancang Windows 7 sebaik-baiknya dengan beragam kecanggihan yang dibawa.
Berikut ini adalah 7 rahasia kecanggihan sistem operasi Windows 7 yang jarang diketahui khalayak ramai:

1.      On-Screen Keyboard

Apakah Anda mengalami masalah dengan keyboard komputer, entah itu rusak Jangan cemas, Windows 7 memiliki fitur On-Screen Keyboard yakni sebuah keyboard virtual yang akan muncul pada layar komputer maupun laptop. Bahkan aplikasi keyboard ini dapat menggantikan keyboard asli, dengan opsi tombol yang cukup lengkap.

Kekurangannya hanya pada tombol F1 hingga F12 yang tidak tersedia. Cara tercepat menampilkan fitur ini adalah klik Start kemudian tulis pada kolom pencarian dengan kata ‘On Screen Keyboard’.

2. Private Character Editor

Ketika Anda sudah merasa bahwa font-font pada Windows 7 kurang, Anda bisa membuat sendiri font dengan desain sesuka hati. Untuk membuatnya kalian bisa menggunakan fitur Private Characther Editor. Pada fitur ini bebas membuat huruf maupun angka sendiri. Untuk mengaksesnya, klik Start dan tulis ‘Private Character Editor’ pada kolom pencarian.

3. Burning Tanpa Bantuan Software Lain

             Sering kali pengguna Windows 7 berpikir bahwa untuk melakukan burning CD maupun DVD harus menggunakan software tambahan, sebagai contoh adalah Nero. Padahal Windows 7 memiliki fitur burning tanpa harus menggunakan software lain. Caranya tinggal memasukan kepingan CD/DVD kedalam CPU, kemudian copy – paste file kedalam lokasi CD Drive atau DVD Drive. Segera klik Burn yang tersedia diatas, atau dibawah menu. 2. Windows Speech Recognition

Ini adalah fitur yang hampir mirip dengan Google Voice. Fitur ini memungkinkan Anda untuk dapat mengontrol komputer dengan memberikan perintah melalui suara tertentu. Selain itu Windows Speech Recognition dapat juga dimanfaatkan untuk dikte teks sehingga pengguna bisa memasukkan teks menggunakan suara. Untuk menggunakannya cara cepat adalah dengan klik Start kemudian tulis ‘Windows Speech Recognition’ pada kolom pencarian.

4. Startup Repair

Ketika terjadi masalah boot pada sistem operasi Windows 7, manfaatkanlah fitur Startup Repair. Fasilitas ini difungsikan untuk memperbaiki file sistem yang hilang maupun dianggap rusak sehingga menyebabkan Windows tidak dapat melakukan booting secara normal.
Startup Repair nantinya akan memeriksa masalah sistem operasi Windows 7 Anda. Apabila ditemukan masalah, maka Startup Repair akan berusaha memperbaikinya secara otomatis. Hanya saja, biasanya komputer Anda mungkin akan melakukan restart beberapa kali selama proses perbaikan.

5. Troubleshoot

Masih dari fitur perbaikan, kali ini ada Troubleshoot. Fitur rahasia ini jarang diketahui dan jarang dimanfaatkan pengguna Windows 7 padahal fungsinya sangat ajaib. Troubleshoot dianggap sebagai cara untuk mengakses paket pemecahan masalah sekaligus sebagai alat pengaturan komputer, dan alat pembersih sistem Anda. Troubleshoot bisa diakses melalui klik Start dan tulis Troubleshoot pada kolom.

6. Penghematan Baterai Dengan Power Options

Tidak perlu men-download aplikasi penghemat seperti smartphone Android, dalam Windows 7 tersedia apa yang disebut dengan Manajemen Power Plans. Pengaksesan bisa dilakukan melalui Control Panel dan pilih Power Options. Pada Power Options tersedia sebanyak 3 pilihan power plans, diantaranya adalah Power Saving, Balanced, serta High Performance.
Namun sistem operasi sendiri merekomendasikan agar pengguna memilih Balanced agar dapat menghasilkan keseimbangan antara performa maupun penggunaan energi. Sedangkan untuk fitur Power Saving difungsikan agar komputer hanya menggunakan energi sekecil mungkin tetapi dampaknya adalah pada performa sistem operasi yang menurun.

Senin, 02 Maret 2015

Cara mengkrimping kabel RJ45 dan urutan warna kabel straight & cross





Cara Mengkrimping Kabel RJ45 dan Urutan Warna Kabel Straight & Cross
Cara Mengkrimping Kabel RJ45 dan Urutan Kabel Straight & Cross - Selain besok bakal praktek menginstall Debian 5 Server juga Konfigurasi Squid pada Debian 5 Server tidak menutup kemungkinan besok bakal mengkrimping kabel RJ45, karna seperti yang kita ketahui semua ini berhubungan dengan jaringan. Jadi dibutuhkan kabel untuk mengkoneksikannya, juga mengecek apakah konfigurasi squidnya sudah benar atau belum benar. Maka dari itu Kamu Klik memposting ini, yakni Cara Mengkrimping Kabel RJ45 dan Urutan Kabel Straight & Cross buat dipelajari juga. Kan biar pinter.. hehe..
Naah yuk kita simak bagaimana cara-caranya dan apa saja yang diperlukan.

Sebelum memulai, tentu kita harus punya alat untuk mengkrimping seperti:



  • Tank Crimping
  • Kabel UTP
  • Konektor RJ-45
  • Cable Tester
Tank Crimping

Tank krimping adalah alat untuk memotong kabel UTP dan untuk menjepit ujung konektor,dan ini sangat penting sekali bagi kita yang ingin belajar cara mengkrimping kabel,alat ini bentuknya hampir sama dengan Tank biasa yang sering kita lihat atau temui. Dan di bawah ini adalah gambar tank crimping:


Kabel UTP

Kabel UTP perlu kita gunakan untuk saling menyalurkan jaringan internet,dan di dalam kabel UTP ini di dalamnya ada 8 helai kabel kecil yang berwarna-warni,dan ini warna kabel kecil yang ada di dalam kabel UTP:

URUTAN-URUTAN KABEL UTP (Straight dan Cross):
Berikut ini adalah urutan pengabelan Straight :

Ujung A

   1. Putih Orange
   2. Orange
   3. Putih Hijau
   4. Biru
   5. Putih Biru
   6. Hijau
   7. Putih Coklat
   8. Coklat

Ujung B

   1. Putih Orange
   2. Orange
   3. Putih Hijau
   4. Biru
   5. Putih Biru
   6. Hijau
   7. Putih Coklat
   8. Coklat

Berikut ini adalah urutan pengabelan Cross :



Ujung A

   1. Putih Orange
   2. Orange
   3. Putih Hijau
   4. Biru
   5. Putih Biru
6. Hijau
   7. Putih Coklat
   8. Coklat

Ujung B

   1. Putih Hijau
   2. Hijau
   3. Putih Orange
   4. Biru
  5. Putih Biru
   6. Orange
   7. Putih Coklat
   8. Coklat

Konektor

Konektor adalah peripheral yang kita pasang pada ujung kabel UTP tujuanya agar kabel dapat kita pasang pada port LAN.




Kita harus mempunyai konektor RJ-45 untuk dipasangkan pada ujung kabel UTP. dan alat ini sangat berguna sekali.

Cable Tester
Cable Tester adalah alat untuk menguji hasil krimpingan kita,tapi kalau krimpingan kita salah maka lampu di Cable Tester ini tidak akan menyala dan kalau hasil krimpingan kita sudah benar maka lampu di Cable Tester akan menyala dengan otomatis,jadi alat ini sangan berguna bagi kita untuk mengetahui hasil krimpingan kita,di bawah ini contoh gambar Cable Tester:


Praktek membuat kabel Straight
  • Kupas bagian ujung kabel UTP, kira-kira 2 cm
  • Buka pilinan kabel, luruskan dan urutankan kabel sesuai standar TIA/EIA 368B




  • Setelah urutannya sesuai standar, potong dan ratakan ujung kabel,
  • Masukan kabel  yang sudah lurus dan sejajar tersebut ke dalam konektor RJ-45, dan pastikan semua kabel posisinya sudah benar.
  • Lakukan crimping menggunakan crimping tools, tekan crimping tool dan pastikan semua pin pada  konektor RJ-45 sudah “menggigit” tiap-tiap kabel.
  • Setelah selesai pada ujung yang satu, lakukan lagi pada ujung yang lain
  • Langkah terakhir adalah mengecek kabel yang sudah kita buat tadi dengan menggunakan LAN tester, caranya masukan masing-masing ujung kabel (konektor RJ-45) ke masing2 port yang tersedia pada LAN tester, nyalakan dan pastikan semua lampu LED menyala sesuai dengan urutan kabel yang kita buat.